Thai University RankingsRESEARCH RADAR
← กลับฐานข้อมูลงานวิจัย
มีศักยภาพระดับโลก

EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEGARAN KETERAMPILAN INTRAVENOUS INSERTION TERHADAP FIRST-ATTEMPT SUCCESS RATE PADA PERAWAT DAN BIDAN DI MAYAPADA HOSPITAL SURABAYA

EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEGARAN KETERAMPILAN INTRAVENOUS INSERTION TERHADAP FIRST-ATTEMPT SUCCESS RATE PADA PERAWAT DAN BIDAN DI MAYAPADA HOSPITAL SURABAYA

สัญญาณผลกระทบ79/100
01

ข้อมูลจากบทคัดย่อ

ยังไม่มีสรุปภาษาไทยสำหรับระเบียนนี้
ด้านล่างเป็นบทคัดย่อต้นฉบับภาษาอังกฤษจากข้อมูลบรรณานุกรม โปรดตรวจบทความต้นฉบับก่อนอ้างอิง

Latar Belakang: Pemasangan infus perifer IV (intravenous insertion) merupakan tindakan invasif yang paling sering dilakukan di rumah sakit. Keberhasilan pada tusukan pertama (first-attempt success rate) adalah indikator mutu pelayanan yang berdampak langsung pada keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi biaya perawatan. Kegagalan berulang meningkatkan risiko komplikasi dan trauma pada pasien. Oleh karena itu, diperlukan program penyegaran keterampilan secara berkala bagi tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis efektivitas program penyegaran keterampilan (skill refreshment) IV insertion terhadap first-attempt success rate pada perawat dan bidan di Mayapada Hospital Surabaya. Metode Penelitian menggunakan desain Quasi-Experimental dengan rancangan Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian yaitu 300 data tindakan pemasangan infus yang memenuhi kriteria inklusi, diambil pada dua periode: April–Juni 2025 (tahap pre-intervention) dan April–Juni 2026 (tahap post-intervention). Intervensi berupa program penyegaran keterampilan yang mencakup edukasi teori, demonstrasi, simulasi, dan return demonstration. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada angka keberhasilan first-attempt success rate setelah dilakukan program penyegaran keterampilan. Kelompok pre-intervention, angka keberhasilan tercatat sebesar 91,7% sedangkan pada kelompok post-interventionmenjadi 93,62% Analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pada keberhasilan pemasangan infus sebelum dan sesudah program diberikan. Kesimpulan: Program penyegaran keterampilan IV insertion efektif dalam meningkatkan first-attempt success rate pada perawat dan bidan di Mayapada Hospital Surabaya. Program ini direkomendasikan sebagai bagian dari pelatihan kompetensi berkelanjutan untuk meningkatkan standar mutu asuhan keperawatan dan keselamatan pasien.

02

เหตุผลที่อยู่ในฐานติดตาม

ระเบียนนี้ได้รับ Impact Signal 79/100 จากความใหม่ แหล่งเผยแพร่ ความร่วมมือ และสัญญาณในข้อมูลบรรณานุกรม คะแนนนี้ใช้จัดลำดับการติดตาม ไม่ใช่การตัดสินคุณภาพงานวิจัย

ประเด็นที่เกี่ยวข้อง: Healthcare Quality and Satisfaction · Legal and Policy Analysis in Indonesia · Occupational Health and Safety Management

03

บทบาทของนักวิจัยและสถาบันไทย

Maulana Yusuf · Mayo Hospital

04

ข้อจำกัดของข้อมูล

หน้านี้เป็นระเบียนบรรณานุกรมและข้อมูลจากบทคัดย่อ ยังไม่ใช่บทวิเคราะห์ฉบับเต็มหรือการประเมินคุณภาพงานวิจัย ควรตรวจสอบ DOI และเอกสารต้นฉบับก่อนนำไปอ้างอิง