Thai University RankingsRESEARCH RADAR
← Back to research database
มีศักยภาพระดับโลก

EFIKASI PELATIHAN SIMULASI MEGACODE TERHADAP KOMPETENSI KLINIS DAN CRISIS RESOURCE MANAGEMENT (CRM) PERAWAT DALAM RESUSITASI JANTUNG PARU: SEBUAH SCOPING REVIEW

IMPACT SIGNAL79/100
01

Information from the abstract

Latar Belakang: Kejadian henti jantung di rumah sakit (In-Hospital Cardiac Arrest) menuntut respons tim yang cepat, terkoordinasi, dan kompeten. Simulasi Megacode dianggap sebagai standar emas karena mampu mengintegrasikan keterampilan teknis (psikomotor) dengan keterampilan non-teknis. Pemetaan literatur yang komprehensif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas metode ini dalam memitigasi penurunan kemampuan perawat. Tujuan: Menelaah dan memetakan bukti ilmiah terkait efikasi pelatihan simulasi Megacode terhadap kompetensi klinis, keterampilan non-teknis (Crisis Resource Management), instrumen evaluasi yang digunakan, serta fenomena retensi kemampuan perawat di tatanan rumah sakit. Metode: Scoping review ini disusun berdasarkan kerangka kerja PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses for Scoping Reviews). Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, SciELO, dan ScienceDirect untuk artikel open-access berbahasa Inggris dan Indonesia dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2014–2024). Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola efikasi dan hambatan implementasi. Hasil: Dari sepuluh studi yang dianalisis (N=10), ditemukan bahwa simulasi Megacode meningkatkan skor kompetensi psikomotor dan kepatuhan terhadap algoritma ACLS secara signifikan (p < 0,05). Dalam aspek non-teknis, pelatihan ini secara efektif meningkatkan efikasi diri, kepemimpinan, dan komunikasi dalam tim. Namun, seluruh studi melaporkan adanya degradasi kemampuan (skills decay) yang signifikan mulai bulan ke-3 hingga ke-6 pasca-pelatihan. Implementasi metode Unannounced Mock Codes dan pendekatan Low-Dose High-Frequency (LDHF) terbukti lebih efektif dalam memangkas waktu respons (response time) dari rata-rata 3 menit menjadi di bawah 90 detik dibandingkan pelatihan tahunan konvensional. Kesimpulan: Simulasi Megacode sangat efektif untuk meningkatkan kesiapan resusitasi, namun efikasinya bersifat sementara jika tidak didukung dengan program penyegaran berkelanjutan.

02

Why this record is monitored

This record has an Impact Signal of 79/100 based on recency, source, collaboration, and bibliographic signals. It prioritizes monitoring and is not a judgment of research quality.

Related topics: Healthcare Quality and Satisfaction · Occupational Health and Safety Management · Legal and Policy Analysis in Indonesia

03

Thai researcher and institutional participation

Panji Putro Pamungkas · Mayo Hospital

04

Data limitations

This page is a bibliographic record based on abstract-level information, not a full analysis or quality assessment. Verify the DOI and original article before citation.